Masih Proses, Mohon Sabar...

Selasa, 19 Juli 2011

Wali Kota Depok Ikut Pencalonan Gubernur DKI?

DEPOK, (PRLM).- Tersiarnya kabar bahwa Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail, akan mencalonkan diri menjadi Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2012 semakin santer terdengar. Padahal salah satu pendiri Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut baru saja dilantik menjadi Wali Kota Depok untuk kedua kalinya pada awal tahun ini.
Tersiarnya kabar tersebut juga diakui Ketua Dewan Perwakilan Daerah PKS Depok, Suparyono, di Depok (18/7). “Ya saya sudah banyak mendengar kabar tersebut,” kata dia.
Meskipun demikian Suparyono membantah adanya kabar tersebut. Hal itu karena sampai saat ini Dewan Perwakilan Pusat (DPP) atau DPD Provinsi DKI belum ada yang menghubungi dia mengenai rencana tersebut. Bahkan, menurut dia, Nurmahmudi Ismail pun tidak pernah mengatakan memiliki niat untuk maju sebagai Gubernur DKI.
“Saya baru saja kemarin bertemu dengan beliau (Nur Mahmudi), dia bertanya-tanya siapa yang pertama kali menghembuskan kabar tersebut. Artinya memang ada orang lain yang melempar isu tersebut,” kata dia.
Akan tetapi bila memang Nur Mahmudi ingin mencalonkan diri untuk menjadi Gubernur DKI, Suparyono menegaskan bahwa DPD Kota Depok menentang dengan tegas rencana tersebut. Hal itu karena mantan Menteri Kehutanan tersebut baru saja dipilih menjadi Wali Kota Depok pada tahun 2010 yang dilantik pada Januari 2011.
“Kami tidak ingin melukai masyarakat Depok yang sudah memberi kepercayaan pada Nur Mahmudi untuk memimpin Depok. Lebih baik Nur Mahmudi menyelesaikan pekerjaan rumahnya di Depok terlebih dahulu, masih banyak yang harus diselesaikan,” kata dia.
Suparyono berkata, sebenarnya banyak kader PKS di DKI Jakarta yang layak dijadikan gubernur. Misalnya saja Ketua DPD Provinsi DKI, Triwicaksana, yang sudah dikabarkan untuk dicalonkan PKS di bursa pemilihan gubernur. Meskipun demikian, sebagai partai politik dirinya tidak memiliki kewenangan untuk melarang seseorang untuk mencalonkan diri. “Kami sifatnya hanya melakukan imbauan saja,” kata dia.
Dia menambahkan, DPP PKS juga telah memerintahkan kepada DPD PKD di manapun untuk melakukan koalisi. Hal itu karena mereka yakin PKS belum bisa membangun suara sendiri. “Tapi kan yang diajak koalisi itu ada yang mau ada yang tidak,” kata dia.
Sementara itu ketika dikonfirmasi, Wali Kota Nur Mahmudi menolak berkomentar terhadap kabar tersebut. Begitu juga saat “PRLM” menanyakan apakah menunggu pinangan terlebih dahulu untuk maju menjadi gubernur, Wali Kota yang biasanya mudah menjawab pertanyaan wartawan ini pun hanya tersenyum sambil mempercepat langkahnya menuju mobil. “Nanti, nanti saja,” ujarnya sambil berlalu.
Sumber : Pikiran Rakyat Online

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes